Beranda » pondasi rumah » Jenis Pondasi Rumah bangunan sederhana

Jenis Pondasi Rumah bangunan sederhana

T Diposting oleh pada 21 April 2016
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 9 kali

Jenis Pondasi Rumah, sebuah bangunan, entah itu rumah maupun bangunan lainnya, pastinya tidak lepas dari yang namanya pondasi. Salah satu bagian dari bangunan tersebut memang sangat penting untuk diperhitungkan, karena memiliki fungsi sebagai penentu dari kokoh atau tidaknya bangunan tersebut. Oleh karena itu, keberadaan pondasi dari suatu bangunan merupakan bagian yang wajib untuk dibuat sesempurna mungkin.

jenis pondasi rumah - contoh pondasi batubelah

jenis pondasi rumah – contoh pondasi batubelah

Untuk membuat pondasi yang kuat diperlukan pertimbangan dalam hal pencampuran material dan beban yang akan diterima pondasi nantinya. Dengan melakukan pertimbangan ini juga dapat menghemat biaya, karena semua hal yang berkaitan dengan pembuatan pondasi telah diperhitungkan dengan cukup matang. Namun, pondasi ternyata juga memiliki beberapa jenis yang dibedakan menjadi dua kelompok yang berbeda. Berikut iniĀ  adalah jenis pondasi rumah tersebut.

Jenis Pondasi secara umum

Pondasi secara umum dibagi menjadi2 yaitu pondasi dalam dan pondasi dangkal.

Pondasi Dalam

Yang pertama adalah pondasi dalam. Pondasi ini pada umunya diaplikasikan pada bangunan yang memiliki beban yang cukup besar, seperti apartemen ataupun rumah mewah yang terdiri dari beberapa lantai, dan lain sebagainya. Atau bangunan yang berdiri pada tanah lembek dan juga bangunan yang memiliki bentang yang lebar pada kolom-kolomnya. Contoh pondasi dalam diantaranya adalah pondasi tiang pancang, bored pile.

Pondasi dalam sendiri merupakan sebuah pondasi yang dibuat pada kedalaman tanah tertentu. Kedalaman tanah akan semakin dalam apabila tanah yang akan dibuat pondasi memiliki tekstur yang gembur dan semakin dalam tanah untuk pondasi, maka daya tampung dari beban bangunan akan diterima lebih baik oleh pondasi, sehingga bangunan akan selalu berdiri dengan kokohnya. Namun, kedalaman yang paling umum digunakan pada pondasi dalam adalah lebih dari 3 m dari permukaan tanah. Jenis pondasi ini sering dijumpai dalam bentuk dinding pancang, pondasi tiang pancang. Penggalian tanah yang cukup dalam untuk membuat pondasi ini juga memiliki tujuan untuk mendapatkan jenis tanah yang cocok untuk mendukung beban dari struktur bangunan yang ada diatas pondasi.

Pondasi Dangkal

Pondasi jenis ini sering kali digunakan sebagai dasar dari bangunan yang tidak memiliki beban yang terlalu besar, misalnya saja rumah berlantai 1, toko, dan bangunan-bangunan kecil lainnya. Terdapat beberapa jenis pondasi rumah yang menjadi kelompok dari pondasi dangkal, yaknti pondasi batukali setempat / lajur, pondasi rollag, pondasi terucuk bamboo, pondasi cakar ayam, pondasi batu masonry, dan pondasi tiang.

Pondasi dangkal sendiri tidak memerlukan kedalaman tanah yang cukup dalam, melainkan hanya sepertiga dari lebar pondasi atau kurang dari 2 meter. Selain itu, pondasi ini juga sering kali diterapkan pada tanah yang memiliki tekstur yang keras serta stabil dan tentunya hanya dapat mendukung beban bangunan yang ringan. Pondasi ini sangat tidak disarankan untuk digunakan pada lahan yang memiliki jenis tanah yang buruk, seperti gambut atau rawa. Jika memang terpaksa harus membangun rumah pada tanah dengan kondisi tersebut, maka harus menggunakan tiang pancang atau terlebih dahulu melakukan perbaikan tanah.

Jenis pondasi Rumah Tinggal

Jenis pondasi untuk rumah tinggal 1 sampai 2 lantai yang umum digunakan adalah termasuk dalam kategori pondasi dangkal. Dikarenakan beban pada bangunan rumah yang tidak terlalu berat jika dibandingkan dengan bangunan tinggi.

Untuk rumah tinggal 1 lantai pondasi yang digunakan adalah pondasi batukali / batubelah yang dipasang secara lajur dengan kedalaman umum kisaran 70cm. Sedangkan untuk rumah 2 lantai pondasi yang digunakan adalah pondasi batukali lajur dan footplat. Kedua pondasi tersebut berlaku untuk bangunan rumah yang berada di tanah keras. Sedangkan jika tanah lembek maka bisa ditambahkan cerucuk bambu di bawahnya.

pondasi rumah 2 lantai dengan footplat

pondasi rumah 2 lantai dengan footplat

Pondasi dan sloof

Pada bangunan bisa terjadi penurunan diakibatkan adanya beban yang berat bangunan itu sendiri, untuk menghindari penurunan bangunan setempat pada salah satu kolomnya, maka diatas pondasi dibuat sloof. Sloof berfungsi untuk meratakan beban bangunan sebelum sampai ke pondasi. Sloof juga berfungsi untuk menahan rembesan air masuk ke atas dinding. Dengan adanya sloof yang mengikat struktur bawah bangunan, maka jika terjadi penurunan, maka bangunan akan mengalami penurunan secara bersamaan.

Belum ada Komentar untuk Jenis Pondasi Rumah bangunan sederhana

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Jenis Pondasi Rumah bangunan sederhana

cara membangun pondasi rumah

Cara Membangun Pondasi Rumah

T 30 May 2016 F A Membangun Rumah

Rumah tanpa pondasi ibarat masakan tanpa garam. Pondasi dalam suatu bangunan, entah itu rumah maupun bangunan lainnya, merupakan bagian yang paling penting. Pondasi sendiri terletak pada bagian dasar bangunan dan berperan sebagai penentu dari kekokohan dari suatu bangunan. Oleh karena... Selengkapnya

cara membuat pondasi rumah yang kuat

Cara Membuat Pondasi Rumah yang Kuat

T 15 April 2016 F A Membangun Rumah

Membangun rumah, tentunya tidak lepas dari pondasi. Ya, memang bagian itu merupakan bagian paling vital dari sebuah rumah maupun bangunan yang lainnya. Oleh karena itu wajib hukumnya untuk mengetahui cara membuat pondasi rumah yang kuat dan tepat dan tentunya benar.... Selengkapnya

+ SIDEBAR