Beranda » sloof » Pengertian Sloof dan Fungsinya pada Bangunan Rumah

Pengertian Sloof dan Fungsinya pada Bangunan Rumah

T Diposting oleh pada 21 April 2016
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 16 kali

Sebuah bangunan tidak akan lepas dari sloof. Tetapi, apakah pengertian sloof ini? Banyak orang awam yang kebingungan ketika ditanya mengenai sloof ini, karena mereka tidak mengetahui letak dan bentuk sloof pada suatu bangunan. Letak sloof sendiri adalah di bagian atas pondasi.

Pengertian Sloof

pengertian sloof - contoh sloof untuk rumah 2 lantai

pengertian sloof – contoh sloof untuk rumah 2 lantai

Pengertian Sloof adalah sebuah jenis konstruksi beton yang memiliki tulang (besi) yang sering diaplikasikan pada sebuah bangunan, entah itu  rumah  ataupun gedung. Posisi dari sloof biasanya terletak pada lantai dasar atau  lantai pertama. Karena itulah, sloof tidak bisa dilihat, akan tetapi fungsi dari sloof cukuplah penting dalam sebuah bangunan.

Fungsi Sloof

Lantas apa fungsi dari sloof? Fungsinya adalah sebagai pemikul beban dari sususan  bata yang disemen atau dinding. Dengan adanya sloof ini, dinding dapat berdiri dengan kokohnya karena didasari dengan sloof atau beton yang kuat. Selain itu, dinding juga tidak akan mengalami penurunan maupun pegerakkan yang dapat menyebabkan retakan maupun pecahan pada dinding. Namun fungsi sloof tidak hanya itu saja, sloof juga berfungsi untuk meratakan beban dari bangunan dan meneruskannya kepada pondasi. Sloof juga dapat membuat struktur bangunan menjadi kaku, karena dapat mengikat antar kolom, sehingga aman dari goncangan yang disebabkan oleh angin, gempa, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sloof sangat penting untuk diaplikasikan dalam suatu bangunan.

Sloof sendiri juga dikategorikan sebagai pondasi menerus. Sloof memang dibuat khusus dari kontruksi beton bertulang yang memiliki luas penampang serta jumlah pembesiannya. Untuk menentukan dimensi sloof untuk rumah tinggal kita bisa menggunakan standard / pakem yang sudah ada.

Dimensi Sloof untuk Rumah Tinggal

Untuk rumah tinggal 1 lantai maka sloof yang digunakan adalah ukuran 15x20cm dengan pembesian tulangan pokok besi 10mm SNI sedangkan begel besi 6mm SNI dengan jarak 15cm. Sedangkan untuk rumah tinggal 2 lantai menggunakan ukuran 17x25cm atau 20/30cm, dengan pembesian tulangan pokok 4buah besi 12mm SNI, tulangan extra di tengah besi 10mm SNI, dan begel 8mm dengan jarak 15cm.

sloof untuk rumah 1 lantai

sloof untuk rumah 1 lantai

Namun untuk menentukan  luas penampang dari sloof untuk bangunan 3 lantai ke atas, diperlukan perhitungan teknis yang tepat dan detail agar pembuatan sloof dapat menahan beban dinding sesuai dengan yang diharapkan. Biasanya, untuk menghitung ukuran serta mendesain sloof ini, lebih baik diserahkan kepada orang yang sudah ahli dalam bidang tersebut. Hal ini dilakukan karena memang fungsi dari sloof ini benar-benar penting untuk suatu bangunan.

tulangan sloof untuk rumah 2 lantai

tulangan sloof untuk rumah 2 lantai

Itulah  pengertian sloof dan fungsinya pada bangunan. Sekarang Anda lebih mengetahui mengenai pentignnya sloof pada suatu bangunan. Oleh karena itu, pastikan Anda ketika anda membangun sebuah bangunan, jangan lupakan sloof sebagai penguatnya, karena tidak jarang orang yang menyepelekan sloof ini hanya demi mengurangi anggaran pembangunan.

Belum ada Komentar untuk Pengertian Sloof dan Fungsinya pada Bangunan Rumah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Pengertian Sloof dan Fungsinya pada Bangunan Rumah

+ SIDEBAR